Kapasitor..

Apa yang diartikan dengan Kapasitor?

Kapasitor merupakan fitur listrik 2 halte yang digunakan buat menaruh tenaga listrik dalam wujud medan listrik antara 2 lempeng. Dia pula diketahui bagaikan kondensor serta satuan Sang dari dimensi kapasitansinya merupakan Farad” F”, di mana Farad merupakan unit besar kapasitansi, sehingga mereka memakai mikrofarad(µF) ataupun nanofarads( nF) dikala ini.

Gimana Metode Kerja Kapasitor?

Bekerja serta Pembangunan suatu kapasitorSetiap kali tegangan diterapkan di segala terminalnya,( Pula diketahui bagaikan pengisian kapasitor) arus mulai mengalir serta terus berjalan hingga tegangan di kedua pelat negatif serta positif( Anoda serta Katoda) jadi sama dengan tegangan sumber( Terapan Tegangan). Kedua lempeng ini dipisahkan oleh bahan dielektrik( semacam tikus, kertas, kaca, dll. Yang ialah isolator), yang digunakan buat tingkatkan kapasitansi kapasitor. Kala kita menghubungkan kapasitor yang dialiri beban kecil, dia mulai memasok tegangan( Tenaga tersimpan) ke beban itu hingga kapasitor dilepaskan seluruhnya. Kapasitor tiba dalam bermacam wujud serta nilainya diukur dalam farad( F). Kapasitor digunakan dalam sistem AC serta DC( Kami hendak mengulasnya di dasar). Kapasitansi( C): Kapasitansi merupakan jumlah muatan listrik yang dipindahkan dalam kondensor( Kapasitor), kala satu sumber energi volt terpasang di terminalnya. Secara matematis, Persamaan Kapasitansi: C= Q/ VDimana,

Dilansir dari Sinaupedia:

C= Kapasitansi dalam Farads( F)

Q= Bayaran Listrik dalam Coulomb

V= Tegangan dalam Volt

Macam- macam kapasitor:

Kapasitor Non Polar bisa digunakan dalam sistem AC serta DC. Mereka bisa tersambung ke catu energi ke seluruh arah serta kapasitansi mereka tidak mempengaruhi dengan pembalikan polaritas.

Polar Capacitor:( Cuma digunakan di Sirkuit DC serta Sistem) Kapasitor tipe ini sensitif tentang polaritasnya serta cuma bisa digunakan dalam sistem serta jaringan DC. Kapasitor Polar tidak berperan dalam sistem AC, sebab pembalikan polaritas sehabis tiap separuh siklus dalam pasokan AC.

Kedudukan Kapasitor dalam Sirkuit AC serta Sistem: Kapasitor mempunyai banyak aplikasi dalam sistem AC serta kami hendak mangulas sebagian pemakaian kapasitor dalam jaringan AC di dasar ini.

Trafo kurang catu energi: Kapasitor digunakan dalam trafo lebih sedikit pasokan listrik. Dalam sirkuit semacam itu, kapasitor dihubungkan secara seri dengan beban sebab kita ketahui kalau kapasitor serta induktor dalam wujud murni tidak komsumsi energi. Mereka cuma mengambil kekuasaan dalam satu siklus serta mengembalikannya ke siklus yang lain ke beban. Dalam perihal ini, digunakan buat kurangi tegangan dengan lebih sedikit energi yang terbuang.

Motor induksi fase perpecahan: Kapasitor pula digunakan dalam motor induksi buat membagi suplai fase tunggal jadi pasokan 2 fasa buat menciptakan medan magnet berbalik di rotor buat menangkap bidang tersebut. Kapasitor tipe ini banyak digunakan di pompa air rumah tangga, kipas angin, AC serta banyak fitur yang memerlukan paling tidak 2 fase buat bekerja.

Koreksi serta Kenaikan Aspek Energi: Terdapat banyak keuntungan dari kenaikan aspek energi. Dalam sistem energi 3 fase, bank kapasitor digunakan buat memasok energi reaktif ke beban serta karenanya tingkatkan aspek energi sistem. Capasitor bank dipasang sehabis perhitungan yang pas. Pada dasarnya, dia membagikan energi reaktif yang tadinya sudah berpindah dari sistem tenaga, sehingga kurangi kerugian serta tingkatkan efisiensi sistem.

Kedudukan Kapasitor dalam Sirkuit DC serta sistem: Penyejuk energi: Dalam sistem DC, kapasitor digunakan bagaikan filter( mayoritas). Pemakaian yang sangat universal merupakan mengganti AC ke DC power supply dalam revisi( semacam penyearah jembatan). Kala energi AC diganti jadi berfluktuasi( dengan riak ialah bukan kondisi normal dengan dorongan sirkuit penyearah) energi DC( Pulsating DC) buat menghaluskan serta menyaring riak serta fluktuasi ini, Digunakan kapasitor DC Polar. Nilainya dihitung pas serta bergantung pada tegangan sistem serta arus beban permintaan.

Decoupling Capacitor: Decoupling kapasitor digunakan, di mana kita wajib memisahkan 2 sirkuit elektronik. Dengan kata lain, suara yang dihasilkan oleh satu sirkuit didasarkan pada kapasitor decoupling serta itu tidak pengaruhi kinerja sirkuit lain.

Kapasitor Kopling: Semacam yang kita tahu kalau Kapasitor memblokir DC serta membolehkan AC mengalir melaluinya gimana itu terjalin.

Jadi ini digunakan buat memisahkan sinyal AC serta DC( pula digunakan dalam rangkaian filter buat tujuan yang sama). Nilainya dihitung sedemikian rupa sehingga reaktansi diminimalkan bersumber pada frekuensi, yang mau kita lewatkan. Coupling Capacitor pula digunakan dalam filter( sirkuit remover ripple semacam filter RC) buat memisahkan sinyal AC serta DC serta melenyapkan riak dari tegangan suplai pulsasi DC buat mengubahnya jadi tegangan AC murni sehabis revisi.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>